DirectoryEntertainmentBlog Details for "DesaTualang@Jenaris"

DesaTualang@Jenaris


DesaTualang@Jenaris
Catatan Penyair iDANRADZi, penuh dengan, laguan rindu, saydu, cinta dan airmata. Catatan tentang Manusia dan Ketuhanan.
Articles: 1, 2, 3, 4, 5, 6

Articles

Kenapa Tidak Kembali
2007-07-04 02:51:00
kenapa tidak dikembalikan cinta yang hanyut di sabut arus ribut bersepahan di celahan bunga-bunga janji tidak semerbak lagi senyummu makin kendiri & lesi misteri kenapa tidak dikembalikan impian wangi yang sesat di mahligai cindai mencakar dinding permisah antara rona rona sangsi tidak jumpa pintu berhulu setuju jiwa makin bungkam & buntu kelabu kenapa tidak dikembalikan segalanya semalam kita yang penuh ceria tanpa airmata peperangan jiwa tanpa alpa leka kesasaran makna kembali kepaksi diri abadi iDANRADZi Jenaris UPM
More About: Napa
SAMPAI BILAKAH
2007-07-04 02:51:00
Sampai bilakah? keadaan jadi keadaan adakah selagi-laginya adakah sesampai-sampainya keadaan nan tetap keadaan sampai bilakah dapat kuhayati perasaan dalam perasaan dalam keadaan ke lautkah kau menyingsing harapan ini atau daratan resah nan tidak berlangit rindu sampai bilakah? suram keadaan dalam keadaan ketulusan nan terbiar dalam diri nan menanti abadi dalam keasyikkan nan sekadar keasyikkan sampai bilakah? kau bisu aku bisu. iDANRADZi Seri Kembangan, S'gor Majalah WANITA.
Janganlah Kau Bunuh Aku
2007-07-04 02:51:00
janganlah kau bunuh aku lantaran aku mahu bernafas dalam jantungmu janganlah kau bunuh aku lantaran aku belum hafaz menyebut namamu janganlah kau bunuh aku aku mahu hidup semau-maunya denganmu janganlah jangan bunuh aku aduhai kekasihku sungguh aku belum puas mengecap nikmat kasihmu kau hadapkan jua kesepian, kebisuan & kealpaan kau jaringi aku dengan prasangka & kedapan persoalan kau hiasi mahligai impian dengan kesuraman harapan kau simpuhkan jejak kaki hatiku di ribaan bisumu lalu aku semakin mati di kematian waktu luguku : buntu & keliru kekasih janganlah kau bunuh aku lantaran aku hidup dalam dirimu janganlah kau bunuh aku lantaran aku tidak berniat langsung membunuhmu janganlah kau bunuh aku sebelum Allah Azzawajalla mencabut nyawaku nyawamu. iDANRADZi Jenaris/simulasi Tahun-tahun lalu Jangan Kau Bunuh Aku ii kukumpul semula bait-bait puisi menghiasi hari nafasmu meniti deru aku sesungguhnya bagaikan melayang dari ranting ke ranting terperangkap di sawang kehidupan menge...
Payahnya bersapa sepi
2007-07-04 02:51:00
payahnya menyapa sepi dengan segala impi dia nan semakin terpinggir di sisi cinta & igauan mungkir payahnya bersapa sepi di buana lena nan leka dengan buruan resah desahan harap tak sudah payahnya bersapa sepi akumu nan kian melupai akuku payahnya bersapa sepi amat payah bersapa sepi sendiri sendiri. jenaris/upm Hasil Nukilan: iDANRADZi dimasukkan pada 05 Mac, 1999 jam 10:35:57
More About: Paya
LANTUNAN SEPI
2007-07-04 02:51:00
Bilamana menatap gua sepi antara dua kiblat sebelum & selepas nur Islam lantunan sepi itu tetap ujud memaksa kita keliru tentang roh suci & roh mungkar maka layar hitam terusan berkembang meratah adengan duniawi membiarkan sutradara memacukan samseng ke mukim maha sempit tanpa lagi wira pembela untuk ceritera sedih berdarah putih matahatiku semakin mati di bukit sengketa dua tarikat menadah doa melimpah luruh ke lembah serong becak segala lorong keluhuran kian terkurung aku semakin tinggi melayang membiarkan nafsu menjalar di lembah imbauan kemewahan dengan anugerah pura-pura lantunan ego di awangan singgahsana ...
Daun-Daun
2007-07-04 02:51:00
daun-daun cinta nan berselerakkan di kamar hati memagari kelopak kasih bertangkai janji nan penuh duri melayangnya nilai setiamu kekasih!! kejutkan aku dari mimpi ngeri ini. daun-daun waktu melambai di jendela harapan meneduhkan impian di redupan hayalan berputar igauan rawan & kenyataan ihsan diri amat pasrah & akur akan kunjungan nan tidak berhujung. daun-daun usia semakin kering menguning kian gugur kedasar hakiki bercantum dengan peribumi & abadi diri. melayu.com iDANRADZi jenaris/UPM april'99
biar
2007-07-04 02:51:00
biar setitis biar sebutir biar setitik biar sedetik biar pipis biar gugur biar luhur cinta-Mu iDANRADZi jenaris/Kajang www.melayu.com dimasukkan pada 11 Jun, 1999 jam 10:04:01
Kuih Raya Kasih
2007-07-04 02:51:00
Sesudu rindu yang kau suapkan ke rahang sepiku memang tidak cukup manisnya rasa yang terbiar melarat di ketuhar terbakar menghanguskan janji setia. Semangkuk kasih yang kau ulikan di balang sangsiku memang tidak kurang pahitnya dusta yang terkias melekat di kuali tersalai merentongkan yakin diri. Bagaimana kita nak beraya abadi bilamana memang kau makin membiarkan suasana suram sesuramnya hubungan renggang serenggangnya talian genting segentingnya aku tak punya siapa bagai dulu; terusan menagih kasihmu sendiri sendiri lagi mengabdi juadah diri. - Ilahi Dikaulah cintaku abadi. Tarikh siar : 20hb Oktober 2006, 2:48:54 ptg iDANRADZi Jenaris Kajang
Resah
2007-07-04 02:51:00
Cinta mahsyuk asyik ralit & ceria segalanya tergarap terkumpul & terhias tetiba resah gelisah tangis & gundah namun dia bukan main lagi gumbira dengan jutawan rindunya dengan rang asmaradana yang sendat sibuknya tepuk rianya memang kian lupa waktu bersama waktu santai di ruang hati kecilku. iDANRADZi Jenaris Kajang Tarikh siar : 20hb Oktober 2006, 1:01:31 tghari
KERUH
2007-07-04 02:51:00
Bila suasana keruh hati semakin luruh betapalah keindahan kian lusuh jernihnya di udik keruhnya di hilir nyamannya terusik luluhnya bagai dikilir. Bila jalinan keruh janji semakin rapuh betapalah kesetiaan kian luput resahnya diuntai mesranya dilerai jiwanya terabai murninya bagai dikecai. Bila wajah keruh seri semakin luntur betapalah senyuman kian redup sepinya disusur rawannya diakur rautnya tercelur kemelutnya bagi digalur. Bila iman keruh ihsan semakin surut betapalah ketakwaan kian susut syukurnya dikikis rahmatnya ditepis amalnya terhakis geruhnya bagai ditangis. Bila kesegalaannya terus keruh kejernihannya sirna di arus guruh. iDANRADZi Jenaris, Kajang. AL -ISLAM.
Rawan
2007-07-04 02:51:00
Hasil karya : iDANRADZi Tarikh siar : 20hb Oktober 2006, 12:43:15 tghari tak siapa tahu erti rawan bilamana tak pernah dikecewakan tak siapa tahu erti pedih bilamana tak pernah dilukakan sebab ada manusia tiba-tiba melonjak ria tiba-tiba dapat terbang di awan sampai menggapai bintang-bintang bermain dengan rona-rona pelangi sampai lupakan nilai keprihatinan sampai abaikan nilai keintiman mengetepi nilai pertemuan dua hati bagaikan dia kian mengapan janji ke liang lahat perpisahan yang tanpa kata pesan terlalu egonya akumu dengan kegemerlapan yang belum tentu sinarnya menyimbah ke arah akuku aku sekadar bungkam & pasrah dengan gururku :aku terusan menggilap sinar setiaku. Jenaris Kajang
alir setia
2007-07-04 02:51:00
alir setia jernih di muara rasa keruh di kuala nyata dinginnya impian hampa mengikis kerikil minda mana mungkin daun cinta melupai tangkai janji mana mungkin titis airmata memasahi kelopak ilusi alir setia akan tetap sebati dengan permainya peribumi jiwawi peliharalah sucinya jalinan ini
More About: SETI
Ngail@di.Desa
2007-07-04 02:51:00
bakong lubuk lama sepat & puyu bagaikan berenang jauh di sepi desa tak sabar rasanya merentas pokok paku mencantas rempiang menaut haruan menahan bubu & membakar buah getah atau isi kelapa buat pemanggil limbat di jaringan bubu atau mengutip buah ceri bagi umpan si ikan lampam atau membakar sarang kerengga mencuri anaknya sebagai umpan di paya di desa sana terlalu banyak tasik untuk diteroka percuma di kota ini semuanya berbayar di kolam ikannya dapat diduga di tasik kita ghairah meneka spesis apa di laut terkadang gelombang menghalang kita memang tak puas turun ke laut tapi tidak boleh saban kali ke sana bajetnya bukan sedikit wang besar hasilnya besar namun aku amat rindu untuk ngail di kampungku redup nyaman bukanlah ikan sasaran utamanya sayogia impirasi meresap ke diri. iDAN BKK & Jenaris 30 Mei 07
Payahnya bersapa sepi ii
2007-07-04 02:51:00
payahnya bersapa sepi dia nan tiada di persada minda merobek kelopak setia janji kian melata payahnya bersapa sepi di rona renda jingga dengan perahan airmata basah di dada usia payahnya menyapa sepi di ruang duniawi akumu nan menongkah arus mulus isk bersapa & menyapa sepi akan tenang di sisi DIA nan mengerti jiwawi. jenaris/upm dimasukkan pada 05 Mac, 1999 jam 11:02:56 Kembali ke Pusat Sajak Sedunia.
More About: Paya
RENCONG
2007-07-04 02:51:00
Kenapa kau rebut; kau ragut kemudian kau lulut segalanya dgn kemelut kau pindahkan segala semaian kasih kau cabut segala tangkai bahagia kau lurut segala janji melata lalu kau makin sadin terpinggir & terasing kenapa mesti kau ramas daun-daun rindu nan semakin kering kenapa tiada pun setitis simpati untuk kau menyantumkan kembali belahan resah nan retak & parah tanpa kenal kusutnya ikatan semalam tanpa ingat lugunya penantian dahulu tanpa akur sepinya kejauhan tersungkur kenapa kau campak kuntuman cinta ini ke belukar penuh deduri terbakar kau tuduh aku mendorongmu menghanyutkan jiwa rencongmu memasungkan kongkongan keakuanku biarpun bukan itu maksudku sesungguhannya kekasihku aku kian memagar mahligai impian abadi aku kian mencari menara setia sendiri aku kian memamah sembilu kelu batini dalam kosong jiwamu dalam kosong cintamu. Jenaris 7.2.06
Paya Sengketa
2007-07-04 02:51:00
masih ingat lagi kan? lintukan pepohon remenia di padang sekolah alur lorong ke rumahmu di cakaran rumput alor kiteh mat jadi sepat, puyu & pilai lawan parit teh benon belut, keli & ular air cintaku dingin & jernih di sini paya asap kiambang, teratai & kalui menyelam di sungai nin titian kasihmu amat kukuh puncak rambung bukit senyum & pucuk mutaling senduduk rindumu menyelimutiku orkid liar di bakung telah menyesatkan kita tentang nilai kejujuran & ketulusan lalu kini kita sama-sama tercampak di hutan batu nan amat lugu buntu meluru kematu batiniku aku jadi samseng dalam palinganmu aku jadi tamak dalam tudinganmu aku maumu tapi kita tidak mungkin bersatu aku maumu tapi kita tidak mungkin ketemu jauh sekali bersapa atau bercanda seperti di zaman tualang kita lantaran keluarga kita telah pun keliru dengan harta cela paksa & melimpah airmata di paya sengketa. - kekasih aku masih merinduimu! 60an Desa Tualang Kota Bharu Perak http://idanradzi.tripo...
More About: Paya
SANGKAR TERASING
2007-07-04 02:51:00
i. Merungkup terkurung secangkir budi kejang merekah wajah semalam cuma dik angkara sesudu noda yang terlelan di rahang remaja melimpah termuntah pekatan maruah di tadahan harap. ii. Membina mahligai dengan runtuhan ihsan bertopang nafsi bertiang sangsi berpagar bukti berlindung bakti bersilang janji memenjara diri keikhlasan terungkit keakuan terusik kesabaran terguris kekitaan tersisih di sangkar terasing. iii. Kemaafan manusiawi teruji hati. Kemaafan Ilahi teramat suci. iDANRADZi Jenaris, Kajang Majalah AL-ISLAM
More About: Tera
Gemerencing
2007-07-04 02:51:00
kerah jangan diarah kelak tak kan sudah anjak jangan diganjak kelak tak kan pindah tadah jangan didedah kelak tak kan tumpah telah bertali-arus kunjung-berkunjung bersama doa@restu + syahdu@padu namun senyum belum bertaut emel belum bersahut sesak jangan diasak kelak tak kan goyah desak jangan diesak kelak tak kan endah desah jangan diresah kelak tak kan gundah telah bercampur-gaul restu-berestu bersama impi@janji + harap@nyata namun gemerencing belum berhenti sepi belum berisi. - hidup diteruskan jua!!!. iDANRADZi jenaris/UPM dimasukkan pada 15 Jun, 1999 jam 09:38:09 di www.melayu.com
MEMUKAT KASIH
2007-07-04 02:51:00
Mengumpan riak-riak ingatan bertaut dengan keresahan menjala putih-putih hati berjela impi-impi sakti yang berhamburan di ujung ilusi. Kekecewaan itu adalah ranjau-ranjau yang memerangkap kebahagiaan. Kecekalan itu adalah sisik-sisik yang membaluti kulit ketabahan. Terguris & terhiris kesabaran tersiat & terlapah keikhlasan di rumusan keulusan. Silang-silang rangsangan keinginan tanpa susunan pertimbangan akan tumpah melimpahkan kekesalan. Terbuak & terserak harapan terpadam & terbungkam perasaan di lautan kehidupan. Bertamukan juadah iman menyerikan mahligai impian. iDANRADZi Jenaris, Kajang Majalah WANITA
RAPUH
2007-07-04 02:51:00
Bilamana kepercayaan pun merapuh aku pun cuba menyakinkan keakuan ini tentang lafaz yakin rohani nan kincup di hati merambu murni di diri. Berdayung kasih di lembah asing kau gapai keegoan kupulun kerakusanmu kau capai kemegahan kusarung keasyikanmu dengan luah janji keramat bermukim keakhiratan. Kebenaran bercerita ia keadilan keadilan bercerita ia kebahagiaan kebahagiaan bercerita ia kejiwaan kejiwaan bercerita kita Ketuhanan. Kekasih! bina cintamu di rakit bunyian setia kasihmu di istana impian janji sayangmu di mahligai idaman seada-adanya!. Bilamana kepercayaan pun merapuh aku kian kembali ke diri mengucap sumpah abadi membelai nilai murni. iDANRADZi Desa Tuallang , Perak dimasukkan pada 08 Julai, 1999 jam 01:36:26
EMBUN
2007-07-04 02:51:00
Embun di pinggir rumpun bersapa debu & deru bercumbu dengan sinar matari dinginnya mencari erti. Embun di ujung rambut bersapa rindu & sendu bercinta dengan nafsu-nafsi panasnya membakar diri. Embun di sudut hidup bermesra doa & restu bercampur dengan untung rugi murninya mengenal Ilahi. iDANRADZI Sri Jenaris, Kajang. MINGUAN MALAYSIA
Istana Siber
2007-07-04 02:51:00
tali-temali kasih telah tersimpul mati dalam diri anyaman sembilu kini bagaikan balduan rindu terdampar empuk di permaidani jiwawi lalu menyilaukan layar hati bagaikan capaian rawak nadi berdenyutan memintas harga maknawi e-mel@imbauan sepi bertaburan di padang firdausi mengintip makna setia & airmata menjengah impian semalam nan hilang di pepohonan semasa bersama harapan nan leka istana siber ini sesungguhnya perlukan jambakan bunga jingga beralunkan irama keroncong syahdu berdodoikan puisi putih seloka bersih perisian nan belum tepu perkakasan nan belum kaku mengajak seorang aku memintal pendawaian ihsan merapatkan kemanusiaan ataupun dot demi dot terhenti memutuskan kekalutan internet merobohkan tembok telnet membiarkan cacing langsing merobohkan istana siber ini nan kian asing & terasing. iDANRADZi Simulasi Jenaris http://idanradzi.tripod.com/ galeri puisi: gelar karya puisi cybersastra Dimuat hari Selasa, Oktober 09, 2001
bunuh-membunuh
2007-07-04 02:51:00
tiada agama nan membenarkan bunuh-membunuh sesama manusia terlalu mahal nilainya nyawa manusia mana mungkin manusia dapat mencipta nyawa tapi kenapa manusia kerap mengabai nyawa perang duniawi perang nafsu-nafsi perang hakiki perang maknawi bunuh-membunuh jadi teka-teki kian terpahat di sejarah ngeri. laungkanlah keadilan - bunuh berikanlah hak-Nya - bunuh bela zuriatku murtad - bunuh kotakan nan nyata - bunuh eratkan cinta melata - bunuh nobatkan sastera mulia - bunuh lebarkan sayap minda - bunuh bunuh! bunuh!! bunuh!!! lalu akan lenganglah kemanusiaan ini akan terpinggirlah kenyataan maknawi akukupun semakin menyendiri bernisan dalam diri; mengawal paksi murni "lebih baik sepi berisi dari terus dibunuhi ilhamku ini" - Kekasih limpahilah rahmat-Mu Kekasih-ku. Jenaris Okt.'99 dimasukkan pada 25 Oktober, 1999 jam 02:14:14 di www.melayu.com
kelopak layu
2007-07-04 02:51:00
jangan leraikan kelopak kasihmu ke laman rindu berduri sembilu aku tidak pernah mengundangmu dengan kebencian lantaran wangian janji ini memang melilit tangkai hati emmm... jangan lurutkan dedaun megar nan meredupi istana impian aku tak sanggup kehilanganmu dalam rimba resah dalam pagar rawan kekitaan tak lagi sehaluan. Rabu Jun 29, 2005 1:40 pagi
Nyilu Ngeri Tsunami
2007-07-04 02:51:00
Lantunan lanar murka-Mu memecahkan batu karang walang derumu tsunami menerjang kencang lalu menerjah rekahan lantai iman dari dasar laut memahut maut memecah bungkah dosa mematah dahan noda mencicah becak cela keakuanku akur luluh gugur kuntum geruh keruh cinta memecah benua terpisah terbelah kasih kian tersisih terhimpit di celahan runtuhan dinding & lantai aku mencari makna esak tangis wewajah pedih nyilu sayu mana senyum anakku mana belai ibu waris jiran insan kaku terkapan sergah tsunami ngeri mengingatkan kita usah melata leka kenapalah terlampau nyawa alam dipersenda janganlah menongkah arus perkasa kuasa biarlah camar perdamaian hinggap di atap mewah segala kitab mengutip akrab ukhuwah tsunami usai meratah. Jenaris Kajang 8 Jan 05
More About: Tsunami , Geri , Nami
DUA BICARA
2007-07-04 02:51:00
bicara hati >besar benarkah salahnya >bila sesekali di hujung lelah >begitu kepingin menyapa suara >buat melabuhkan resah >dan melemparkan gelisah bicara sepi sepanjang ingatan hanya abg nan pernah melempar suara itupun terkadang terkias rasa serba salah kerana keadaan nyata terkadang membuat diri rasa bukan izinnya suasana nyata siapalah kita ini sering jauh dari ingatan nan tentu lekat ke lain insan lalu lemparan resah itu selalunya menyambar di hati ini kepingin itu selalunya berlabuh di hati kehadiran itu bagaikan mengimpi diri. bicara hati > biar buat seketika > sekadar menyapa > tidakpun untuk dipunya bicara sepi nan nyata punya diri terkadang adalah isian sepi bisu dan kelu hati memang antara kita jauh sekali untuk dimiliki lantaran suasana memang telah memisah rasa dan memantangkan semua nan ada bicara hati >aib benarkah diri >bila sesekali di hujung waktu >begitu kepingin meminjam hadir >buat menyangkut harapan >dan sesekali menyeka ti...
More About: Cara
Tinjauan Sepi
2007-07-04 02:51:00
jika kamar ini terbuka daun pintunya lihatlah seorang nan keliru antara kejujuran & kepuraan nan diselimuti kebendaan dalam keterasingan lalu aku akan pilu bersama huluran rindu seorang pencari bukti & pengejar bakti diteduhan ngeri jika kamar ini menghulurkan tirai sakti pada anak hati murni berlingkaran jasa nan dipinta terkepung dan terkurung di anjung hidup. - kenapa kau tak mengerti tipuan dunia ini??? simulasi/Jenaris Hasil Nukilan: iDANRADZi dimasukkan pada 03 Mei, 19100 jam 07:21:12 www.melayu.com
Katakan sajalah.
2007-07-04 02:51:00
Katakan sajalah ;biar pahit sekalipun koyak-rabak perjanjian diri perlu dicantum sebelum kita ke tanjung hidup jangan ditepis kenyataan biarpun menampar keperibadian ihsan. Katakan sajalah suara lantangmu biar menggegar telingahati bakarkan semua noda-noda peribadi & lafazkan segala rimbun doa suci untuk kita ubah segala falsafah lesi kembali ke persada murni. Katakan sajalah angguk jangan tunduk akur jangan angkuh lentur jangan luntur. Katakan sajalah Jangan!!! jangan carik kain kapanmu jangan paut dahan kasihmu jangan tanam jasah hatimu jangan lupa seri imanmu andainya payah mengenali akuku ini. 10 April 1985 dimasukkan pada 15 Ogos, 1999 jam 22:25:00 di www.melayu.com
KeLoDaK Nafsu
2007-07-04 02:51:00
kalau mana ada nan bertanya sampai bilakah keinginan itu tercapai memang tiada jawapannya lantaran kepuasan itu bagaikan tersisip ke tepi dengan segala kemarau hati susut di hati susut di dalam diri sesungguhnya perancangan itu bagaikan simpang-siur nan menjala hati terikat & terjerat hakikat tersekat dan terpukat tafsiran kita jadi peredah kelodak nafsu menyimbah derita dari pintu lara ke pintu leka nikmat mengincup surut di paya hidup sapalah alir kudus. iDANRADZi dimasukkan pada 03 Mei, 2000 jam 07:10:57 www.melayu.com
Arca Cinta
2007-07-04 02:51:00
kalau jingga cintamu aku pasrah penagih madu kasihmu kalau putih harapanmu aku rela lena di sisi janjisetiamu mengarusi alunan maya impianmu aku bagaikan camar nan hilang arah melayang mengurai lembar hayat igauanmu aku bagaikan kekelip nan sesat di pekat megamu kekasih arca cinta kita bagaikan pecah bertaburan di perjalanan rawan luka buana fana berdarah cakerawala nyata hati; izinkan aku bertaut ingatan di kerikil arca cinta kita nan tetap bergemerlapan. iDANRADZi jenaris/upm dimasukkan pada 24 Mac, 1999 jam 09:53:42 Kembali ke Pusat Sajak Sedunia.
More About: Arca
More articles from this author:
1, 2, 3, 4, 5, 6
111754 blogs in the directory.
Statistics resets every week.


Contact | About
© Blog Toplist 2012 - Supported by Web Catalog - SEO by FeWorks
eXTReMe Tracker