Directory
Entertainment
Blog Details for "DesaTualang@Jenaris"
DesaTualang@Jenaris![]() DesaTualang@Jenaris Catatan Penyair iDANRADZi, penuh dengan, laguan rindu, saydu, cinta dan airmata. Catatan tentang Manusia dan Ketuhanan. Articles
Rawan
2007-02-28 03:07:00 Hasil karya : iDANRADZi Tarikh siar : 20hb Oktober 2006, 12:43:15 tghari tak siapa tahu erti rawan bilamana tak pernah dikecewakan tak siapa tahu erti pedih bilamana tak pernah dilukakan sebab ada manusia tiba-tiba melonjak ria tiba-tiba dapat terbang di awan sampai menggapai bintang-bintang bermain dengan rona-rona pelangi sampai lupakan nilai keprihatinan sampai abaikan nilai keintiman mengetepi nilai pertemuan dua hati bagaikan dia kian mengapan janji ke liang lahat perpisahan yang tanpa kata pesan terlalu egonya akumu dengan kegemerlapan yang belum tentu sinarnya menyimbah ke arah akuku aku sekadar bungkam & pasrah dengan gururku :aku terusan menggilap sinar setiaku. Jenaris Kajang
bunuh-membunuh
2007-02-28 03:07:00 tiada agama nan membenarkan bunuh-membunuh sesama manusia terlalu mahal nilainya nyawa manusia mana mungkin manusia dapat mencipta nyawa tapi kenapa manusia kerap mengabai nyawa perang duniawi perang nafsu-nafsi perang hakiki perang maknawi bunuh-membunuh jadi teka-teki kian terpahat di sejarah ngeri. laungkanlah keadilan - bunuh berikanlah hak-Nya - bunuh bela zuriatku murtad - bunuh kotakan nan nyata - bunuh eratkan cinta melata - bunuh nobatkan sastera mulia - bunuh lebarkan sayap minda - bunuh bunuh! bunuh!! bunuh!!! lalu akan lenganglah kemanusiaan ini akan terpinggirlah kenyataan maknawi akukupun semakin menyendiri bernisan dalam diri; mengawal paksi murni "lebih baik sepi berisi dari terus dibunuhi ilhamku ini" - Kekasih limpahilah rahmat-Mu Kekasih-ku. Jenaris Okt.'99 dimasukkan pada 25 Oktober, 1999 jam 02:14:14 di www.melayu.com
kelopak layu
2007-02-28 03:07:00 jangan leraikan kelopak kasihmu ke laman rindu berduri sembilu aku tidak pernah mengundangmu dengan kebencian lantaran wangian janji ini memang melilit tangkai hati emmm... jangan lurutkan dedaun megar nan meredupi istana impian aku tak sanggup kehilanganmu dalam rimba resah dalam pagar rawan kekitaan tak lagi sehaluan. Rabu Jun 29, 2005 1:40 pagi
Nyilu Ngeri Tsunami
2007-02-28 03:07:00 Lantunan lanar murka-Mu memecahkan batu karang walang derumu tsunami menerjang kencang lalu menerjah rekahan lantai iman dari dasar laut memahut maut memecah bungkah dosa mematah dahan noda mencicah becak cela keakuanku akur luluh gugur kuntum geruh keruh cinta memecah benua terpisah terbelah kasih kian tersisih terhimpit di celahan runtuhan dinding & lantai aku mencari makna esak tangis wewajah pedih nyilu sayu mana senyum anakku mana belai ibu waris jiran insan kaku terkapan sergah tsunami ngeri mengingatkan kita usah melata leka kenapalah terlampau nyawa alam dipersenda janganlah menongkah arus perkasa kuasa biarlah camar perdamaian hinggap di atap mewah segala kitab mengutip akrab ukhuwah tsunami usai meratah. Jenaris Kajang 8 Jan 05 More About: Tsunami , Geri , Nami
biar
2007-02-28 03:07:00 biar setitis biar sebutir biar setitik biar sedetik biar pipis biar gugur biar luhur cinta-Mu iDANRADZi jenaris/Kajang www.melayu.com dimasukkan pada 11 Jun, 1999 jam 10:04:01
terapung & terapung
2007-02-28 03:07:00 terapung antara dua benua silau belian & kemilau ehsan prihatin berjajaran menganyam kabus dinihari lafaz setia semakin terpinggir dikau berlarian di gigi gaung pura-pura lalu hati mendekati dirimu dalam impi khabarmu jadi ceritera ngeri siapakah akan dapat membimbing kalaumana hulur simpati adalah tepisan peribadi kalaumana batas sedar adalah kaisan sepi lalu kekitaan kita semakin asing & terasing ;sendiri terapung antara dua tanda tanya akumu semakin tersasar ke lembah diri putaran bayuan resah seakan menyimpul jatidiri & dikau tidak dapat kuintip lagi. Simulasi/Jenaris Hasil Nukilan: iDANRADZi dimasukkan pada 18 September, 19100 jam 03:23:14 www.melayu.com More About: Tera , Erap
Paya Sengketa
2007-02-28 03:07:00 masih ingat lagi kan? lintukan pepohon remenia di padang sekolah alur lorong ke rumahmu di cakaran rumput alor kiteh mat jadi sepat, puyu & pilai lawan parit teh benon belut, keli & ular air cintaku dingin & jernih di sini paya asap kiambang, teratai & kalui menyelam di sungai nin titian kasihmu amat kukuh puncak rambung bukit senyum & pucuk mutaling senduduk rindumu menyelimutiku orkid liar di bakung telah menyesatkan kita tentang nilai kejujuran & ketulusan lalu kini kita sama-sama tercampak di hutan batu nan amat lugu buntu meluru kematu batiniku aku jadi samseng dalam palinganmu aku jadi tamak dalam tudinganmu aku maumu tapi kita tidak mungkin bersatu aku maumu tapi kita tidak mungkin ketemu jauh sekali bersapa atau bercanda seperti di zaman tualang kita lantaran keluarga kita telah pun keliru dengan harta cela paksa & melimpah airmata di paya sengketa. - kekasih aku masih merinduimu! 60an Desa Tualang Kota Bharu Perak http://idanradzi.tripo... More About: Paya
SAMPAI BILAKAH
2007-02-28 03:07:00 Sampai bilakah? keadaan jadi keadaan adakah selagi-laginya adakah sesampai-sampainya keadaan nan tetap keadaan sampai bilakah dapat kuhayati perasaan dalam perasaan dalam keadaan ke lautkah kau menyingsing harapan ini atau daratan resah nan tidak berlangit rindu sampai bilakah? suram keadaan dalam keadaan ketulusan nan terbiar dalam diri nan menanti abadi dalam keasyikkan nan sekadar keasyikkan sampai bilakah? kau bisu aku bisu. iDANRADZi Seri Kembangan, S'gor Majalah WANITA.
Gemerencing
2007-02-28 03:07:00 kerah jangan diarah kelak tak kan sudah anjak jangan diganjak kelak tak kan pindah tadah jangan didedah kelak tak kan tumpah telah bertali-arus kunjung-berkunjung bersama doa@restu + syahdu@padu namun senyum belum bertaut emel belum bersahut sesak jangan diasak kelak tak kan goyah desak jangan diesak kelak tak kan endah desah jangan diresah kelak tak kan gundah telah bercampur-gaul restu-berestu bersama impi@janji + harap@nyata namun gemerencing belum berhenti sepi belum berisi. - hidup diteruskan jua!!!. iDANRADZi jenaris/UPM dimasukkan pada 15 Jun, 1999 jam 09:38:09 di www.melayu.com
KERUH
2007-02-28 03:07:00 Bila suasana keruh hati semakin luruh betapalah keindahan kian lusuh jernihnya di udik keruhnya di hilir nyamannya terusik luluhnya bagai dikilir. Bila jalinan keruh janji semakin rapuh betapalah kesetiaan kian luput resahnya diuntai mesranya dilerai jiwanya terabai murninya bagai dikecai. Bila wajah keruh seri semakin luntur betapalah senyuman kian redup sepinya disusur rawannya diakur rautnya tercelur kemelutnya bagi digalur. Bila iman keruh ihsan semakin surut betapalah ketakwaan kian susut syukurnya dikikis rahmatnya ditepis amalnya terhakis geruhnya bagai ditangis. Bila kesegalaannya terus keruh kejernihannya sirna di arus guruh. iDANRADZi Jenaris, Kajang. AL -ISLAM.
RAPUH
2007-02-28 03:07:00 Bilamana kepercayaan pun merapuh aku pun cuba menyakinkan keakuan ini tentang lafaz yakin rohani nan kincup di hati merambu murni di diri. Berdayung kasih di lembah asing kau gapai keegoan kupulun kerakusanmu kau capai kemegahan kusarung keasyikanmu dengan luah janji keramat bermukim keakhiratan. Kebenaran bercerita ia keadilan keadilan bercerita ia kebahagiaan kebahagiaan bercerita ia kejiwaan kejiwaan bercerita kita Ketuhanan. Kekasih! bina cintamu di rakit bunyian setia kasihmu di istana impian janji sayangmu di mahligai idaman seada-adanya!. Bilamana kepercayaan pun merapuh aku kian kembali ke diri mengucap sumpah abadi membelai nilai murni. iDANRADZi Desa Tuallang , Perak dimasukkan pada 08 Julai, 1999 jam 01:36:26
Payahnya bersapa sepi
2007-02-28 03:07:00 payahnya menyapa sepi dengan segala impi dia nan semakin terpinggir di sisi cinta & igauan mungkir payahnya bersapa sepi di buana lena nan leka dengan buruan resah desahan harap tak sudah payahnya bersapa sepi akumu nan kian melupai akuku payahnya bersapa sepi amat payah bersapa sepi sendiri sendiri. jenaris/upm Hasil Nukilan: iDANRADZi dimasukkan pada 05 Mac, 1999 jam 10:35:57 More About: Paya
Istana Siber
2007-02-28 03:07:00 tali-temali kasih telah tersimpul mati dalam diri anyaman sembilu kini bagaikan balduan rindu terdampar empuk di permaidani jiwawi lalu menyilaukan layar hati bagaikan capaian rawak nadi berdenyutan memintas harga maknawi e-mel@imbauan sepi bertaburan di padang firdausi mengintip makna setia & airmata menjengah impian semalam nan hilang di pepohonan semasa bersama harapan nan leka istana siber ini sesungguhnya perlukan jambakan bunga jingga beralunkan irama keroncong syahdu berdodoikan puisi putih seloka bersih perisian nan belum tepu perkakasan nan belum kaku mengajak seorang aku memintal pendawaian ihsan merapatkan kemanusiaan ataupun dot demi dot terhenti memutuskan kekalutan internet merobohkan tembok telnet membiarkan cacing langsing merobohkan istana siber ini nan kian asing & terasing. iDANRADZi Simulasi Jenaris http://idanradzi.tripod.com/ galeri puisi: gelar karya puisi cybersastra Dimuat hari Selasa, Oktober 09, 2001
Payahnya bersapa sepi ii
2007-02-28 03:07:00 payahnya bersapa sepi dia nan tiada di persada minda merobek kelopak setia janji kian melata payahnya bersapa sepi di rona renda jingga dengan perahan airmata basah di dada usia payahnya menyapa sepi di ruang duniawi akumu nan menongkah arus mulus isk bersapa & menyapa sepi akan tenang di sisi DIA nan mengerti jiwawi. jenaris/upm dimasukkan pada 05 Mac, 1999 jam 11:02:56 Kembali ke Pusat Sajak Sedunia. More About: Paya
Daun-Daun
2007-02-28 03:07:00 daun-daun cinta nan berselerakkan di kamar hati memagari kelopak kasih bertangkai janji nan penuh duri melayangnya nilai setiamu kekasih!! kejutkan aku dari mimpi ngeri ini. daun-daun waktu melambai di jendela harapan meneduhkan impian di redupan hayalan berputar igauan rawan & kenyataan ihsan diri amat pasrah & akur akan kunjungan nan tidak berhujung. daun-daun usia semakin kering menguning kian gugur kedasar hakiki bercantum dengan peribumi & abadi diri. melayu.com iDANRADZi jenaris/UPM april'99
KeLoDaK Nafsu
2007-02-28 03:07:00 kalau mana ada nan bertanya sampai bilakah keinginan itu tercapai memang tiada jawapannya lantaran kepuasan itu bagaikan tersisip ke tepi dengan segala kemarau hati susut di hati susut di dalam diri sesungguhnya perancangan itu bagaikan simpang-siur nan menjala hati terikat & terjerat hakikat tersekat dan terpukat tafsiran kita jadi peredah kelodak nafsu menyimbah derita dari pintu lara ke pintu leka nikmat mengincup surut di paya hidup sapalah alir kudus. iDANRADZi dimasukkan pada 03 Mei, 2000 jam 07:10:57 www.melayu.com
alir setia
2007-02-28 03:07:00 alir setia jernih di muara rasa keruh di kuala nyata dinginnya impian hampa mengikis kerikil minda mana mungkin daun cinta melupai tangkai janji mana mungkin titis airmata memasahi kelopak ilusi alir setia akan tetap sebati dengan permainya peribumi jiwawi peliharalah sucinya jalinan ini More About: SETI
Tinjauan Sepi
2007-02-28 03:07:00 jika kamar ini terbuka daun pintunya lihatlah seorang nan keliru antara kejujuran & kepuraan nan diselimuti kebendaan dalam keterasingan lalu aku akan pilu bersama huluran rindu seorang pencari bukti & pengejar bakti diteduhan ngeri jika kamar ini menghulurkan tirai sakti pada anak hati murni berlingkaran jasa nan dipinta terkepung dan terkurung di anjung hidup. - kenapa kau tak mengerti tipuan dunia ini??? simulasi/Jenaris Hasil Nukilan: iDANRADZi dimasukkan pada 03 Mei, 19100 jam 07:21:12 www.melayu.com
Ketereh
More articles from this author:2007-02-28 03:07:00 Ramai yang tertanya-tanya siapakah Ketereh! boleh cam tak siapa jejaka machoo ini sesekali apa salahnya santai ke situs Ketereh 1, 2, 3, 4, 5, 6 |




